Kamis, 08 Januari 2009

Kantor Pusat Juara I Antar Fakultas FKUB Juara I Campuran Tenis Terbuka Rektor UB Cup


Keterangan Foto : Sempat Cedera, tapi tetap juara I Ganda campuran dr. Sri Poeranto dari team FK (ard)

KRC, Campus
Fakultas kedokteran Unibraw berhasil menduduki Juara I ganda Campuran dan Juara II antar fakultas dalam pertandingan tenis lapangan tingkat Rektorat dalam rangka Diesnatalis 46 Universitas Brawijaya, setelah berhasil mengungguli Fakultas Ilmu Administrasi yang hanya berada di posisi III, sedangkan team dari kantor pusat menduduki posisi juara I.”Hal itu disampaikan M. Furqon panitia dari pertandingan tenis antar Fakultas pada Media Center.
Sedangkan untuk kelas nomor double mix ( ganda campuran) antar fakultas pasangan dr. Poerwanto dan Deni Dwi Jayuanti berhasil menempati posisi teratas sebagai juara I setelah berhasil menyisikan Joko Soedarto, Ssos dan Nasikan dari FTP sertam Drs. Agung TYuniarianto ,MS yang hanya menduduki posisi III (FE).
Dr. Sri Poeranto juara dari team FKUB menyatakan cukup puas dalam pertandingan tenis lapangan antar fakultas, karena lawanya juga tidak bisa diremehkan, utamanya dari team kantor pusat dan Fakultas ilmu administrasi. Mereka mempunyai stamina yang cukup lumayan baik. Sedangkan saat itu saya sudah hampir mundu, karena ada sedikit gangguan pada salahb satu pergelangan tangan, namun kami tidak diperkenankan, yah syukur kita bisa menang. (eas)

Senin, 05 Januari 2009

Prof.DR.Ir. Yogi Sugito Isyaratkan 2009 Pembangunan RSU Akamik Unibraw


KRC,Campus
Universitas Brawijaya dalam waktu dekat akan membangun Rumah Sakit Umum akademik, yang akan menelan dana sekitar 0,5 Triyun pembangunan rumah sakit diperkirakan tahun 2009, karena dana sudah dicairkan tahap awal oleh pemerintah sekitar Rp.70 Milyar.” Dana pembangunan rumah sakit akademik sudah turun sebagian dan diperkirakan tahun 2009 akan dimulai pengerjaanya,,” tandas Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito pada Media Center Senin (5/1) kemarin.
Dijelaskan Prof Yogi, bahwa lahan yang diperlukan sekitar 5 hektare, nantinya akan dicarikan lokasi disekitar Malang, kalau diareal kampus tidak memungkinkan.Oleh, saat ini dalam taraf persiapan sedangkan , rumah sakit akademik nantinya akan dikonsentrasikan untuk penelitian dan sebagian untuk masyarakat umum. Karena dianggap Rumah Sakit Saiful Anwar dianggap sudah tidak memenuhi syarat.Sementara dekan FKUB Dr.dr.Samsul Islam SpMK,Mkes seandainya lokasi tidak di areal kampus diharapkan tidak terlalu jauh, karena rumah sakit tersebut untuk akademik, sehingga kalau bisa mewndekatim kampus FKUB.
Disingung juga dalam dua tahun ini target Rencana Strategis Universitas Brawijaya (Renstra UB) tahun 2007-2011, telah tercapai 90%. Dengan demikian, Senat UB perlu segera menetapkan target Renstra yang baru, yang sudah barang tentu mengarah pada World Class University. Demikian penegasan Rektor Prof Dr Ir Yogi Sugito pada Rapat Terbuka Senat dalam rangka dies natalis ke-46 UB di Sasana Samanta Krida, Senin (5/1). Dalam acara yang diikuti segenap sivitas akademika ini Rektor menyampaikan pidato Laporan Program Kerja, yakni capaian 12 program utama selama tahun 2008.
Menurut Rektor, program tersebut diarahkan untuk "Menuju Entrepreneurial University yang sehat dan berdaya saing internasional", dan mengacu pada Strategi Jangka Panjang Pendidikan Tinggi yang dinyatakan sebagai "Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003-2010". Strategi itu meliputi: perubahan status UB, penataan organisasi dan manajemen, entrepreneurial university, enternasionalisasi, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sumberdaya manusia, keuangan, kemahasiswaan, prasarana dan sarana, penataan aset, dan kesejahteraan.

BLU
Rektor menyatakan, saat ini UB telah berstatus PPK BLU (Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum), ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 55 tahun 2008, tanggal 28 Oktober 2008. Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi telah menyetujui usulan UB untuk menjadi perguruan tinggi BHP-MN (Badan Hukum Pendidikan Milik Negara) setahun lalu, 29 November 2007. Namun pelaksanaannya menunggu diundangkannya UU BHPMN yang baru-baru ini disetujui DPR dan peraturan pelaksanaannya.
Jaminan mutu
Dalam hal penataan organisasi, UB telah membentuk Pusat Jaminan Mutu, staf ahli rektor dan pembantu rektor, pembentukan satuan pengendali internal (SPI), penataan organisasi di bidang administrasi, peningkatan manajemen berbasis teknolohi informasi dan komunikasi (TIK), pengadaan decision support system (DSS) untuk meninjang penyusunan perencanaan strategis UB serta pengambilan kebijakan, pembentukan organisasi komisi etik penelitian UB, penguatan organisasi Job Placement Center (JPC), dan penguatan organsisasi penerbitan UB.

Entrepreneurial university
Menurut Rektor, telah dibuat roadmap entrepreneurship UB untuk menetapkan kebijakan menuju entrepreneurial university. Pengembangan entrepreneurial university senilai Rp 600 miliar ini didukung oleh program blue book Bappenas. Selain itu juga diadakan pengembangan entrepreneurship education berlandaskan KBK (kurikulum berbasis kompetensi), PBL (process based learning) dan SCL (student based learning). Sejalan dengan itu diadakan peningkatan peran Inkubator Bisnis dan Layanan Masyarakat agar hasil peneltian dapat dikembangkan menjadi unit usaha baru. Pengembangan unit bisnis ini dapat bersifat akademik maupun non akademik. Dana itu dialokasikan juga untuk pembangunan asrama mahasiswa baru dan gedung Inkubator Bisnis (Inbis).
Internasionalisasi
Menurut Rektor, telah dilakukan penguatan program double degree untuk program magister dan doktor melalui kerjasama dengan 5 perguruan tinggi di Thailand, 6 di Jepang, 1 di Belanda, dan beberapa di Australia. Telah dilakukan pula perintisan kelas internasional melalui kerjasama dengan University of Kentucky dan beberapa perguruan tinggi dan lembaga lain. Tak luput perpustakaan pun dikembangkan menjadi perpustakaan yang berstandar internasional. Sementara itu beberapa program studi dengan kelas berbahasa Inggris telah berjalan di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ekonomi (Akuntansi) mulai tahun 2007/2008, dan beberapa program studi menyelenggarakannya sejak tahun 2008/2008 ini.
Tercatat pula peningkatan UB dalam world class university ranking, menjadi 500+ dalam peringkat THES. Selain itu UB juga sedang mempersiapkan diri untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2000. Dalam rangka internasionalisasi pula UB telah memberikan gelar doktor honoris causa kepada Prince Al Waleed dari Arab Saudi, di samping meningkatkan pertukaran mahasiswa asing.

SPP proporsional
Di bidang pendidikan, Rektor menyebut penerapan SPP proporsional dalam rangka perwujudan pemerataan dan perluasan pendidikan. Selain itu diadakan pengembangan beberapa program studi baru S1 dan penutupan program diploma. Untuk yang terakhir ini, Rektor mengatakan, hal itu dimaksudkan agar fakultas-fakultas lebih berkonsentrasi pada program S1, S2, dan S3. "Ke depan, akan dibentuk PPAM (program pendidikan ahli madya) dengan manajemen yang terpisah dari fakultas/jurusan. Di samping pembelajaran konvensional, dikembangkan pula e-learning, blended learning yang mengarah pada virtual learning", tutur Rektor. Dalam waktu dekat UB akan membangun rumah sakit akademik senilai total Rp 500 miliar. Tahap awal senilai Rp 70 miliar akan dimulai tahun ini. Selain itu UB juga bermaksud membangun museum pendidikan.
Rapat terbuka senat ini diisi dengan orasi ilmiah berjudul Industralisasi Pertanian: Suatu Perspektif Menuju Pertanian yang Tangguh yang disampaikan oleh Ir Ratya Anindita MS PhD, dosen Agribisnis Fakultas Pertanian UB. Selain itu di akhir acara diadakan pengundian sejumlah door prize bagi hadirin. Hadiah utama berupa sebuah komputer laptop jatuh ke tangan Sri Ernawati, staf Perpustakaan UB. (eas)

Senin, 24 November 2008

Rektor Uniga Dr.Rosidi,MM,Ak : Ikuti KKN Tematik Diknas 95 Mahasiswa Diterjunkan Ke Daerah




KRC, Campus
Sekitar 95 mahasiswa Universitas Gajayana Malang diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN)Tematik di 6 Daerah di Indonesia yang mendirikan SMK rintisan .Kegiatan tersebut kerjasama dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (DPSMK) Depdiknas." Kegiatan KKN Tematik mendapatkan dua manfaat, selain bakti pada masyarakat yang bersangkutan juga bisa melatih dirinya untuk terjun dimasyarakat," tandas Rektor UNIGA Malang Dr.Rosidi,MM, Ak pada KRC Kampus Senin (25/11) belum lama ini.

Dijelaskan Dr. Rosidi , bahwa kegiatan itu berlangsung mulai Juli 2008 dan berakhir januari 2009, daerah yang dituju diantaranya di Jawa Timur,Nusa Tenggara Barat (NTB),NTT, Sulawesi Tengah dan Bali dengan menelan anggaran sekitar 1 Milyar Rupiah,yang berlangsung selama 6 bulan.Sedangkan jurusan yang diberangkatkan lebih banyak terapan diantarannya Jurusan Elektro, Mesin, akutansi,komputer, managemen, Bahasa Inggris dan psikologi.
Menariknya hasil dari KKN itu banyak bermanfaat, bagi para mahasiswa yang melakukan KKN, mereka sebagian besar diusulkan untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil harapanya bisa ngajar didaerah tersebut.

Awalnya 67 daerah di Indonesia untuk ditunjuk bentuk SMK rintisan saat ini berkembang menjadi 80 daerah di Indonesia, karena program tersebut sangat bermanfaat dan bisa membuka wawasan siswa yang diajari sekaligus keahlian yang bisa untuk bersaing dalam m,encari pekerjaan.
Disinggung juga soal Wisuda pada 29 Nopember Uniga akan mewisuda sekitar 464 sarjana Si dan S2. (ard)

Jumat, 21 November 2008

Mutasi di UB Jilid I Membuat Deg-Degan Karyawan


KRC,Campus
Mutasi jilid satu membuat sejumlah karyawan dan karyawati Universitas Brawijaya deg-degan, karena sekitar 105 karyawan dari eselon 2, 3 hingga 4 akan dipindahkan, sesuai dengan kapasitasnya, mutasi yang akan diumumkan Senin (24/11) membuat beberapa karyawan sepot jantung.” Wah kira-kira dimutasi dimana saya yah,” tandas salah seorang karyawan UB yang namanya keberaratan di korankan.
Warkum Sumitra, SH ,MH Pembantu Rektor II bidang administrasi dan Keuangan mengatakan bahwa para karyawan tidak perlu risau karena mutasi bukanlah momok melainkan penyegaran kerja agar lebih bersemangat, Kecuali mereka yang selalu membolos dan sering mangkir maka mereka akan mendapatkan perhatian khusus. Dijelaskan Warkum, bahwa karyawan UB yang dimutasi rata-rata sudah menempati jabatan sudah hampir enam tahun, selain itu juga banyak posisi di Kasubag banyak yang kosong perlu diisi.
Diungkapkan juga oleh Warkum, bahwa seluruh fakultas akan terkena mutasi, ,karena penempatanya hampir bersamaan.mulai dari Kabiro, Kabag dan Kasubag, yang pengumumannya akan disampaikan Senin. Perubahan formasi dari karyawan ini juga dalam rangka menyongsong kampus menjadi Badan Layanan Umum (BLU) serta BHP, sehingga akan semakin professional karyawan dan disiplin, soal penempatanya bukan didasarkan atas dasar kelompok atau suka tak suka melainkan professional, yang telah diseleksi oleh Baperjakat. “ Jadi kita tetap profesional dalam menempatkan seseorang,” tandasnya. (ard)

Senin, 17 November 2008

Pimpinan Perempuan Harus Profesional Peran Gender di Ponpes Belum Maksimal



KRC, Campus
Peran perempuan dikalangan masyarakat sudah cukup lumayan, mereka sudah bisa menempati posisi strategis yang setara dengan kaum lelaki. “ Banyak yang jadi pejabat ada yang menduduki jabatan Presiden, Gubernur, Kapolda Gubernur serta beberapa posisi diperusahaan sebagai pucuk pimpinan, Sementara dikalangan pompes belum bisa maksimal, “ tandas Dra.. Hj. Mufidah Ch, Mag Pembantu Dekan III Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Malang pada Koran Rakyat Cyabermedia Campus belum lama ini.
Tentunya menurut Mufidah semuanya kembali pada kaum perempuan sendiri, karena kalau mereka ingin sukses dan bisa kerja secara professional, harus bisa menggembleng dirinya dirinya sejak mulai menginjak dewasa. Kaum perempuan tidak perlu meminta-minta jabatan atau karena pamor dari oran tua sehingga mereka mendompleng. Rata-rata mereka yang sukses sejak dari mahasiswa sudah aktif mengikuti kegiatan yang bisa mendorong mereka maju, kalau kaum perempuan berangkatnya dari bawah maka akan lebih cepat berkembangnya,” tandas Mufidah yang juga Konsultan PSG UIN Malang yang juga sebagai fasilitatior Nasional di AIBEP ini.
Disampaikan juga oleh Mufidah dengan adanya Pusat Study Gender (PSG) di UIN Malang ini minimal bisa memberi semangat perempuan agar mereka percaya diri dan bisa setara dengan kaum lelaki. Tentunya mereka sudah sejak diri harus bisa menggembleng dirinya agar bisa maju bisa ngikuti organisasi perempuan walaupun ditingkat RT.Dikatakan juga oleh Mufidah yang juga sebagai pengurus koordinator PSG-PSW dan PTAI Jatim, saat ini pertemuan cukup inten melakukan lewat kelompok –kelompok perempuan diantaranya Pusat Studi Wanita (PSW), Pusat Studi gender (PSG) , lSM Perempuan dan masih banyak lagi.
Secara terpisah Dr. Umi Sumbulah, Mag Ketua Pusat Studi Gender (PSG) Universitas Islam Negeri Malang menyampaikan, bahwa untuk meningkatkan kualitas kaum perempuan PSG yang banyak memberikan motivasi dengan rutin melakukan pertemuan seperti yang ia selenggarakan secara berkalah di di UIN, dalam pertemuan itu telah dilakukan evaluasi sampai sejauh mana peran perempuan dalam berkiprah baik dalam bidang politik maupun yang lainya.Beberapa jaringan PSG yang sudah terbangun jaringan perempuan dipemerintahan diantaranya Ditperta Depag RI, LKPW, PSG, BKOW dan lembaga Ham. Selain itu juga dengan NGO International dan Lokal dengan FPJ, Perempuan Antar Umat Beragama (PAUB) malang, Kartini Network,FMP2A, Pusham Ubaya dan beberapa LSM di Jatim.(eas)

Rabu, 12 November 2008

Ketua HKN dr.Djoko Santoso.M.Kes: Pola Hidup Sehat Perlu Dibudayakan Di Masyarakat



KRC, Campus
Kebiasaan hidup sehat perlu ditanamkan ke masyarakat, sehingga bisa menjadi budaya yang bisa meningkatkan kualitas hidup yang sehat. Saat ini masyarakat masih belum bisa memahami akan pentingnya kesehatan, sehingga dia tidak begitu memperhatikan dalam kehidupan sehari mereka berperilaku laku menyimpang dari pola hidup sehat. “ Bukan orang awam saja yang kurang perhatikan kesehatan, orang mapanpun kadang mereka tidak perduli terhadap kesehatan,” tandas dr. Djoko Santoso. M.kes, DAHK Ketua HKN ke 44 Kota Malang pada Koran Rakyat Cybermedia Rabu (12/11) usai peringatan HKN di Malang.
Dicontohkan dr. Djoko biasanya untuk kalangan mapan mereka tidak merasakan kalau merokok sangat mengganggu kesehatan, dengan santai mereka merokok disembarang tempat, yang dampaknya juga terhadap orang lain. Oleh, karenanya untuk moto HKN ke 44 di kota Malang ini Masyarakat Sehat bisa dicapai dengan kualitas hidup yang sehat.
Berbagai kegiatan dalam HKN di kota Malang mulai tanggal 01 Nov/30 Nov 2008 diantaranya donor darah,operasi katarak,upacara HKN, safari KB, Operasi bibir sumbing, Seminar Hiv Aids, Senam Osteoporosis,pertandingan Olahraga, senam massal dan terakhir pengobatan gratis di Lapangan Halaman FKUB atau di Poltek Negeri Malang. (eas)

Tim HWS Dirjen Perguruan Tinggi Nasional Tinjau FKUB




KRC, Campus
Tim Healt Work Force Service (HWS) kunjungi Fakultas Kedoteran Universitas Brawijaya Malang (FKUB), tim yang terdiri dari lima orang bertujuan untuk mempelajari proses pembelajaran KBK -Substansi Sosial Budaya di FKUB, bertukar fikiran mengebai gagasan bagaimana sebaiknya melaksanakan KBK dan mencari titik temu pemikiran antara tim LDFEUI dan FKUB tentang bagaimana KBK.
Pembantu Dekan III FKUB dr.Muhammad Hanafi , MpH menyampaikan bahwa tim dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LDFEUI) telah mengadakan kerjasama dengan HWS MONE Dirjen Pendidikan Tinggi Nasional, mereka ingin mengetahui Sosio Budaya yang ada di seluruh Fakultas Kedokteran yang ada di Indonesia, termasuk FKUB.Kebetulan di FKUB sudah ada program Sosio Budaya yang dimasukan dalam setiap proses pembelajaran, sehingga dengan adanya sosio budaya akan bisa membentuk karakter dari para dokter lulusan FKUB, dimana dokter akan bisa semakin profesional dan paham akan sosiobudaya yang ada di masyarakat, serta bisa memenuhi standar Konsil Kedokteran Indonesia(KKI). Sedangkan salah seorang rombongan Armanto Sulististiono menyampaikan peninjauan sebelumnya ke FKU Yarsi, FKU Maranatha Bandung FKUB dan selanjutnya ke FKU Hasanadin Makasar dan FKU Andalas Padang. (eas)